tvOne Newsticker
Rabu, 17 Maret 2010

Kabar Internasional

CPO Indonesia Kuasai 96 persen Pasar Aljazair

Rabu, 28 Oktober 2009 06:44 WIB

Jakarta, (tvOne)

Duta Besar Indonesia untuk Aljazair Yuli Mumpuni Widarso mengatakan, ada 11 produk Indonesia yang sangat potensial untuk diekspor ke pasar Aljazair. Salah satu primadona adalah minyak sawit mentah (CPO) yang menguasai pangsa pasar 96,09 persen.

Yuli mengatakan bahwa prospek ekspor non-migas Indonesia ke Aljazair sangat menjanjikan. "Semua kebutuhan masyarakat Aljazair merupakan produk impor, bahkan bisa dikatakan dari keset rumah hingga belakang semuanya di ekspor. Kondisi ini sangat menjanjikan untuk produk Indonesia," katanya.

Sebelas produk ekspor Indonesia di pasar Aljazair yang memiliki prospek adalah CPO, kopi, pipa, minyak sayur, plywood, kabel dan perlengkapan kelistrikan, bahan material kontruksi, bahan-bahan kosmetik, "Caoutchouc", mesin pencetak dan "polytheline". Menurut Yuli, kesebelas produk tersebut menguasai pangsa pasar di atas satu persen. Ekspor CPO sendiri mencapai nilai US$161.273 juta pada tahun lalu.

Dia menyebutkan, bahwa impor Aljazair dari Indonesia 0,61 persen dari total impornya, sehingga Indonesia menempati urutan ke-27 untuk negara sumber barang impornya. Nilai impor Aljazair mencapai pada 2007 lalu senilai US$ 27,631 miliar, dimana negara mendominasi adalah Perancis yang menguasai 30,3 persen pangsa pasar. Selanjutnya diikuti oleh Italia 8,2 persen, Jerman 6,5 persen, Spanyol 5,5 persen, AS 5,2 persen, China 5,1 persen, Turki 4,3 persen.

Per tahun 2008, jumlah penduduk Aljazair sebanyak 33 juta dengan pertumbuhan ekonomi 5,5 persen. Cadangan devisanya mencapai US$133 miliar, dengan "gross domestic product (GDP) mencapai US$235.5 miliar. Sedangkan nilai pendapatan per kapita US$7,200.

Neraca perdagangan Indonesia-Aljazair per 2008 mencapai US$378,380 juta, dimana ekspor Indonesia hanya US$109,124 ribu, sedangkan impor mencapai US$378,649 juta.

Dengan kondisi ini, Yuli berharap ada peningkatan nilai ekspor Indonesia ke Aljazair, sehingga bisa terjadi keseimbangan neraca perdagangan.

ai
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar