tvOne Newsticker
Kamis, 11 Maret 2010

Kabar Internasional

SBY-John Key Lakukan Pertemuan Dwi Pihak

Sabtu, 14 November 2009 10:01 WIB

Singapura, (tvOne)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dijadwalkan melakukan pertemuan dwipihak dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, John Key menjelang pembukaan pertemuan puncak ke-17 Forum Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). Pertemuan itu dilakukan di Ruang Gemini, Hotel Marina Mandarin, Singapura, Sabtu (14/11) pagi sekitar pukul 08.30 waktu setempat.

Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung selama lebih kurang setengah jam. Seusai melakukan pertemuan dwipihak, kedua kepala pemerintahan akan melakukan jamuan santap siang bersama para pemimpin ekonomi negara-negara APEC yang lain.

Pada pukul 13.30 waktu setempat, para pemimpin ekonomi negara-negara anggota APEC akan melakukan pertemuan informal sesi pertama tingkat kepala negara/pemerintahan di Istana. Kemudian pada pukul 16.00 waktu setempat para pemimpin ekonomi APEC akan melakukan dialog dengan ABC (APEC Business Advisory Council).

Selain bertemu dengan Perdana Menteri John Key, sebelumnya Presiden Yudhoyono telah melakukan pertemuan dengan sejumlah kepala negara/pemerintahan negara sahabat antara lain Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Presiden China Hu Jintao dan Perdana Menteri Papua Nugini Sir Michael Somare.

Para pemimpin ekonomi dari 21 negara anggota APEC akan melakukan pertemuan tingkat tinggi di Singapura, 14-15 November 2009. Dalam pertemuan itu akan dibahas antara lain proses penyatuan perdagangan bebas kawasan dan pencapaian Target Bogor (Bogor Goals) bagi negara-negara maju pada 2010.

APEC merupakan forum yang terbentuk dan perkembangannya dipengaruhi antara lain oleh kondisi politik dan ekonomi dunia saat itu yang berubah secara cepat di Uni Soviet dan Eropa Timur. Selain itu, kekhawatiran gagalnya perundingan Putaran Uruguay yang akan menimbulkan proteksionisme dengan munculnya kelompok regional, serta timbulnya kecenderungan saling ketergantungan diantara negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

Forum yang dibentuk 1989 di Canbera-Australia itu telah melaksanakan langkah besar dalam menggalang kerja sama ekonomi, sehingga menjadi suatu forum konsultasi, dialog. Sebagai lembaga informal yang kerja sama ekonominya berpedoman melalui pendekatan keterbukaan bersama berdasarkan sukarela, melakukan inisiatif secara kolektif dan untuk mendukung keberhasilannya dilakukan konsultasi yang intensif terus menerus diantara 21 ekonomi anggota.

(Ant)

hm
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar