tvOne Newsticker
Rabu, 17 Maret 2010

Kabar Internasional

Aquino Raih 44% di Jajak Pendapat Pilpres Filipina

Senin, 16 November 2009 15:17 WIB

Manila, (tvOne)

Putra pemimpin demokrasi Filipina Corazon Aquino mendapat dukungan besar untuk menang dalam pemilihan presiden tahun depan, menurut survei nasional yang disiarkan Senin.

Senator Benigno Aquino meraih 44 persen dukungan dalam jajak pendapat pemilihan presiden, dan jutawan pengembang properti Manny Villar berada di tempat kedua dengan 19 persen, kata jajak pendapat dan perusahaan riset PulseAsia.

Survei atas 1.800 responden di seluruh negeri itu dilakukan pada akhir Oktober, yang dilakukan pertama kali oleh PulseAsia sejak Aquino mengumumkan pencalonannya dalan pilpres September lalu.

Kekhawatiran berkembang pada pemerintah koalisi Presiden Gloria Arroyo, yang kandidatnya, Menteri Pertahanan Gilberto Teodoro, hanya meraih dukungan suara dua persen.

Hasil pencapaian itu bahkan terjadi setelah dia berperan memimpin upaya-upaya bantuan bencana alam dua badai yang merenggut banyak korban di Filipina pada akhir September, yang diklaim menewaskan lebih dari 1.100 jiwa.

PulseAsia mengatakan, janji program pemerintah yang bersih menjadi alasan utama dukungan kuat terhadap Aquino Jr. itu. "Alasan yang sering kali dikemukakan dan mengungkapkan kemungkinan pencalonan Aquino adalah rekor pemerintahan bersih, atau tidak korup," kata PulseAsia dalam pernyataannya.

Aquino telah mebcatat beberapa keberhasilan politik selama sebelas tahun dia duduk sebagai anggota parlemen, namun populer karena ibunya, yang memimpin revolusi `people power` yang mengakhiri kekuasaan diktator Ferdinand Marcos pada 1986.

Kepemimpinannya selama enam tahun berkuasa di Filipina pada umumnya dianggap relatif bersih, dibanding dengan pemerintah yang dicap korup pendahulunya, dan beberapa penggantinya.

Kesehatannya pada Agustus lalu memburuk namun meningkatkan dukungan terhadap keluarga Aquino, dan putranya memanfaatkan perasaan massa untuk tampil ke panggung politik dari kelas berat-ringan ke pencalonan presiden pada urutan teratas.

Mantan presiden Joseph Estrada, yang ditumbangkan pada 2001 melalui kudeta tak berdarah di tengah tersebar luasnya kemarahan terhadap korupsi yang kemudian dia ternyata bersalah, berusaha untuk mencalonkan diri lagi dalam pilpres tahun depan. Dia menempati peringkat keempat pada survei PulseAsia dengan perolehan dukungan sekitar 11 persen suara. (Ant)
 

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar