Kabar Internasional
Indonesia-Filipina Kerjasama Hadapi Kejahatan Transnasional
Rabu, 18 November 2009 06:29 WIB
Manado, (tvOne)
Kepolisian Indonesia dan Filipina melakukan kerjasama latihan dalam menghadapi kejahatan transnasional.
"Kerjasama ini untuk meningkatkan profesionalisme dalam rangka menghadapi potensi ancaman kejahatan transnasional di antara kedua negara," kata Kepala Biro Kerjasama Operasi dan Latihan Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Salamuddin di sela-sela pembukaan Maritim Law Enforcement Exercise (Marlex) 2009, antara kepolisian Indonesia dan Filipina di Manado, Selasa.
Pembukaan Marlex tersebut dilakukan Deputi Operasi Mabes Polri, Irjen Pol SY Wenas di Mapolda Sulawesi Utara (Sulut), yang dihadiri sejumlah pejabat kepolisian di kedua negara tersebut.
Boy Salamudin mengatakan, Indonesia memiliki daerah perbatasan, dan wilayah ini rawan dengan berbagai tindakan kejahatan seperti pembajakan, penyelundupan manusia, terorisme dan narkotika.
Kerja sama itu dilakukan dalam rangka meningkatkan saling pegertian di antara kedua belah pihak, dalam upaya mengatasi kejahatan tertentu. "Kerjasama Indonesia dan Filipina ini juga merupakan bagian dari kerjasama kepolisian ASEAN," katanya.
Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Beny Bella mengatakan, kerjasama latihan tersebut melibatkan sekitar 80 personil polisi Indonesia dan Filipina. Kepolisian Indonesia terdiri dari Mabes Polri sebanyak 22 personil, Polda Sulut 15 personil serta Polda Kalimantan Timur, Polda Gorontalo dan Polda Maluku Utara masing-masing-masing empat personil, serta dari Filipina 27 personil.
Kerjasama latihan tersebut akan berlangsung dari Selasa (17/11) - Kamis (19/11).
