tvOne Newsticker
Sabtu, 13 Maret 2010

Kabar Internasional

Presiden Afghanistan Janji Perangi Obat Terlarang

Kamis, 19 November 2009 15:08 WIB

Kabul, (tvOne)

Presiden Afghanistan Hamid Karzai berjanji akan meningkatkan perang terhadap produksi dan pedagang obat terlarang, saat menyampaikan pidato pelantikannya untuk masa jabatan kedua Kamis.

"Narkotika adalah ancaman serius bagi Afghanistan," katanya di hadapan 800 undangan, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton.

"Pemerintah Afghanistan memutuskan untuk perang terhadap perdagangan gelap dan penghasil obat terlarang. Para pejabat pemerintah yang ditemukan terlibat dalam obat-obatan terlarang ini akan ditembak dan diseret ke sidang pengadilan," tegasnya.

Pemerintah Afghanistan dan pasukan internasional menjaga ketat ibukota Kabul terhadap kemungkinan serangan Taliban yang diperkirakan dilakukan bersamaan dengan pelantikan Presiden Hamid Karzai Kamis.

Bandara kota, yang dikuasai oleh Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) NATO akan menutup bandara itu sehari, kata seorang petugas ISAF kepada AFP.

"Tidak akan ada lalu lintas udara baik berangkat atau tiba, kecuali penerbangan jemaah haji malam hari" yang akan membawa para jamaah ke Mekkah, kata pejabat itu, yang bicara dengan syarat tak disebut namanya.

Tentara internasional akan siap siaga untuk membantu pasukan keamanan Afghanistan jika terjadi serangan, ujarnya.

Perusahaan-perusahaan keamanan merekomendasikan perintah kepada kliennya, agar semua staf internasional tetap berada di tempat tertutup, di rumah, di tengah luasnya perkiraan adanya serangan bom bunuh diri dan serangan roket.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) juga diperkirakan akan memerintahkan staf internasionalnya agar tetap berada di dalam gedung, sementara itu jalan-jalan besar di sekitar Kabul akan ditutup bagi lalu-lintas.

Staf asing pada beberapa badan PBB mengatakan, mereka dalam keadaan "dikunci", tak diizinkan ke luar kantor untuk memenuhi janji mereka, selama tiga hari sekitar pelantikan presiden berlangsung.

Karzai dilantik sebagai presiden untuk lima tahun lagi pada satu upacara yang disebut-sebut sangat megah, dengan penjagaan keamanan yang ketat di istana presiden, di pusat ibukota. (Ant)

 

ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar