Kabar Internasional
Bom di Pakistan Tewaskan Tiga Polisi
Jumat, 20 November 2009 12:55 WIB
Pakistan, (tvOne)
Tiga polisi tewas dan enam lainnya cedera, ketika kendaraan mereka dihantam sebuah bom, di kota Pakistan yang bergolak, Peshawar, Jumat (20/11) pagi, kata polisi. Peshawar, ibukota Provinsi Perbatasan Barat Laut yang berbatasan dengan Afghanistan, mendapat serangan berat para pejuang Taliban, dalam beberapa pekan terakhir ini, sebagai balasan serangan militer di kubu pertahanan mereka, di Waziristan Selatan.
Serangan terhadap patroli polisi itu, terjadi tak lama setelah tengah malam, beberapa jam setelah seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di luar gedung pengadilan kota, yang menewaskan sedikitnya 18 orang. Delapan serangan bom bunuh diri di Pakistan, terjadi selama bulan ini. Enam di antara mereka, terjadi di Peshawar yang menyebabkan 110 orang terenggut jiwanya. "Ini adalah serangan bom dengan menggunakan remot-kontrol. Dua petugas kepolisian tewas di tempat, sedangkan yang ketiga meninggal akibat lukanya yang parah belum lama," kata perwira polisi Mohammad Haroon.
Pihak militer menyerang Waziristan Selatan yang berbatasan dengan Afghanistan 17 Oktober, bertujuan menumpas para pejuang yang makin meningkatkan serangannya terhadap pasukan keamanan sejak 2007. Para pejuang Taliban membalasnya dengan serangan gencar di beberapa kota dan kota kecil.
Amerika Serikat yang memiliki beberapa pilihan, bagaimana cara menghentikan meningkatnya pemberontakan di Afghanistan, menyambut serangan-serangan pasukan pemerintah. Namun, sulit untuk melihat Pakistan berhasil menaklukkan faksi Taliban Afghanistan yang berpangkalan di wilayah-wilayah tak taat kepada hukum di sepanjang perbatasan. Meskipun terjadi hujan bom, pemerintah mengatakan pihaknya bertekad untuk mengalahkan kelompok garis keras tersebut, dengan bantuan negara-negara sekutu. (Ant)
