Kabar Internasional
Parlemen Prancis Sahkan Perjanjian Nuklir Prancis-India
Sabtu, 28 November 2009 14:22 WIB
New Delhi, (tvOne)
Parlemen Prancis telah mengesahkan perjanjian nuklir tujuan damai Prancis-India, yang meratakan jalan bagi perusahaan-perusahaan untuk membangun instalasi listrik tenaga nuklir di India. Kedutaan Besar Prancis di New Delhi dalam satu pernyataan pada Jumat (27/11), menyatakan bahwa parlemen Prancis meratifikasi perjanjian nuklir sipil itu pada Selasa lalu mengenai pembangunan energi nuklir tujuan damai.
Senat Prancis mulai membahas kesepakatan nuklir tersebut pada 15 Oktober lalu. "Parlemen meratifikasi perjanjian itu dengan jalan voting untuk kerja sama nuklir sipil Prancis-India," kata Kedubes Prancis.
Prancis merupakan negara pertama yang menandatangani perjanjian kerja sama nuklir sipil, yang dilakukan beberapa hari, setelah pencabutan embargo perdagangan nuklir internasional terhadap India tahun lalu. Perusahaan pemasok nuklir Prancis, Areva telah menetapkan proyek pembangunan nuklir di Jaitapur, Maharashtra, untuk tahap awal membangun dua instalasi listrik.
Garis pedoman perusahaan pemasok nuklir India, telah dikeluarkan pada 6 September dan perjanjian nuklir antara India dan Prancis itu ditandatangani pada 30 September. Pengesahan perjanjian oleh parlemen Prancis itu akan dapat mempercepat penerapan pengembangan nuklir sipil India, kata pernyataan Kedubes tersebut. (Ant)
